Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) pada tahun 2000 meninjau kembali visi, misi dan tujuan untuk 25 (dua puluh lima) tahun ke depan. Dari rumusan visi, misi dan tujuan kemudian dibreakdown ke dalam Rancana Strategis (Renstra). Dalam rencana strategis pengembangan UNISSULA tahun 2001-2010 disebutkan perlunya dikembangkan sistem evaluasi diri dan penjaminan mutu. Hal ini menjadi suatu kebutuhan untuk pencapaian standar kompetensi lulusan yang diamanatkan oleh visi, misi dan tujuan UNISSULA. Disisi lain diterbitkan Keputusan Mendiknas No. 232/U/200 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Perguruan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa, Keputusan Mendiknas No. 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Perguruan Tinggi, UU No. 20 Th. 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan buku Pedoman Penjaminan Mutu (Quality Assurance) Perguruan Tinggi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2003, serta PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Dengan latar belakang dan landasan di atas, kehadiran Lembaga Penjaminan Mutu tidak bisa di tawar-tawar lagi. Lembaga Penjaminan Mutu bukan sebagai suplemen, tetapi keudukannya sangat stategis, yaitu sebagai pengawal untuk keberhasilan pencapaian visi, misi dan tujuan, serta standar kompetensi lulusan. Pada tahun 2004 dilakukan berbagai persiapan pendirian, antara lain : pengiriman beberapa personil untuk mengikuti Seminar dan Lokakarya Penjaminan Mutu serta menyusun Buku Manajemen Mutu UNISSULA, dan baru secara resmi Lembaga Penjaminan Mutu (LPjM) UNISSULA dibentuk pada tanggal 01 Juli 2005 berdasarkan SK Rektor UNISSULA No.2973/E/SA/VI/2005.

Berita Terkait


Berita Terkait tidak ditemukan